Senin, 09 Oktober 2017

Sistem Informasi Psikologi


Artikel Pengertian Informasi Dan Sistem

Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang mempengaruhi suatu negara dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat.

Informasi merupakan hasil dari pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang (Sutanta, 2011). Informasi adalah  data yang telah di rangkum atau di manipulasi dalam bentuk lain untuk tujuan pengambilan keputusan (William, 2007).

Sedangkan menurut (Fajri, 2014)  informasi dapat diartikan suatu data yang telah diproses dan diubah menjadi konteks yang berarti sehingga memiliki makna dan nilai bagi penerimanya dan biasa digunakan untuk pengambilan keputusan.


Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Contoh : Sistem Komputer terdiri dari : Software, Hardware, Brainware dan Sistem Akuntansi.

Pendapat lain juga mengatakan bahwa Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan. Sistem juga suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.

B. Syarat-syarat Sistem

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.
2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.
5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

C. Ciri-ciri Sistem

a. Organisasi ( Mencakup struktur dan fungsi organisasi, contoh: Struktur)
b. Interaksi ( Saling keterhubungan antara bagian yang satu dengan lainnya)
c. Interdependensi ( Bagian yang satu mempunyai ketergantungan dengan bagian yang lainnya)
d. Integrasi ( Suatu keterpaduan antara subsistem-subsistem untuk mencapai tujuan)
e. Tujuan pokok ( Pemusatan tujuan yang sama dari masing-masing subsistem)

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi. Biasanya suatu perusahan atau badan usaha menyediakan semacam informasi yang berguna bagi manajemen. Sebagai contoh: Perusahaan toko buku mempunyai sistem informasi yang menyediakan informasi penjualan buku-buku setiap harinya, serta stock buku-buku yang tersedia, dengan informasi tersebut, seorang manajer bisa membuat kebutusan, stock buku apa yang harus segera mereka sediakan untuk toko buku mereka, manajer juga bisa tahu buku apa yang paling laris dibeli konsumen, sehingga mereka bisa memutuskan buku tersebut jumlah stocknya lebih banyak dari buku lainnya.

Karakter Sistem informasi

1. sistem informsi memiliki komponen yang berupa subsistem yang merupakan elemen-elemen yang lebih kecil yang membentuk sistem informasi tersebut misalnya bagian input, proses, output. Contoh input adalah salesman memasukan data penjualan bulan ini, maka disana terdapat manusia yang melakukan pekerjaan input dengan menggunakan hardware keyboard dan menggunakan interface sebuah aplikasi laporan penjualan yang sudah di sediakan oleh sistem informasi tersebut.

2. ruang lingkup sistem informasi yaitu rung lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan yang meupakan gari bats lingkup kerja sistem tersebut sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.

3. tujuan sistem informasi adalah hal pokok yang harus ditentukan dan dicapai dengan menggunakan sistem informasi tersebut, sebuah informasi dianggap berhasil apabila dapat mencapai tujuan tersebut.

4. lingungan sistem informasi yaitu sesuatu yang berada diluar ruang lingkup sistemm informasi yang dapat mempengaruhi sistem informasi, hal ini urut dipertimbangkan pada saat perencanaann sistem informasi.

Pengertian Psikologi

Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.



Pengertian Informasi Psikologi

Sistem informasi  suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional dalam  Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.

Pengertian Arsitektur Komputer

Arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.

Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.

Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.

Pengertian Kognisi Manusia

Menurut Solso, Maclin dan Maclin (2007) menyatakan bahwa walaupun komputer memiliki banyak kelebihan, namun komputer juga memiliki banyak kekurangan dibandingkan dengan kognitif manusia, yaitu:
Kelebihan dan kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu :

Kelebihan 

Pada umumnya komputer dapat melakukan operasi matematika dan logika dengan sangat cepat
Komputer dapat menguji model-model kognitif dengan sumber daya ruang dan waktu yang lebih hemat
Dalam waktu yang sama, komputer dapat melakukan ribuan simulasi dan menghasilkan ribuan data, dan lain-lain

Kekurangan 

Komputer tidak memiliki emosi seperti manusia
Komputer tidak mampu membuat kesimpulan
Manusia lebih unggul dalam mengenali wajah, dan lain-lain
Komputer tidak mampu memahami pola-pola yang kompleks
Komputer tidak dapat melakukan generalisasi


Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi manusia, yaitu :

Kelebihan 

Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas 
Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal
Kekurangan 
Membutuhkan waktu yang cukup lama
Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka






 Sumber:

Muhibbinsyah. 2001. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
https://www.kompasiana.com/maisumlailiagnesia/definisi-kognisi-dan-pengertian-psikologi-kognitif_54f5cfcca33311fd518b45b0
Solso, R L., Maclin, O H., Maclin, M. K. (2007). Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga.


Sabtu, 15 April 2017

Terapi Bulimia Nervosa

Nama: Mohammad Insan Permana N
NPM: 16514798
Kelas:3PA11

Bulimia Nervosa adalah kelainan cara makan yang terlihat dari kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus. Bulimia adalah kelainan pola makan yang sering terjadi pada wanita. Kelainan tersebut biasanya merupakan suatu bentuk penyiksaan terhadap diri sendiri. Yang paling sering dilakukan oleh lebih dari 75% orang dengan bulimia nervosa adalah membuat dirinya muntah, kadang-kadang disebut pembersihan; puasa, serta penggunaan laksatif, enema, diuretik, dan olahraga yang berlebihan juga merupakan ciri umum.
Penyakit Bulimia Nervosa, Penyebab, Gejala, Akibat serta Pengobatan
Penyakit mental lainnya yang biasanya dialami oleh wanita, Bulimia atau juga dikenal dengan bulimia nervosa mempengaruhi sekitar 3% dari wanita di amerika Serikat. Bulimia adalah penyakit yang diakibatkan oleh psikologi pasien, yang mengakibatkan kelainan makan. Bulimia merupakan keadaan dimana seorang pasien makan secara berlebihan secara berulang-ulang (binge) dan kemudian kembali mengeluarkannya. Mengeluarkan makanan yang dimakan ini bisa melalui muntah yang biasanya diinduksi dengan obat pencahar, selain itu juga dengan mengeluarkannya lewat kencing dengan menggunakan obat diuretik.
Selain itu, selain makan berlebih, penderita bulimia juga cenderung diet sangat ketat dan juga olah raga yang berlebihan. Cirri khas penyakit bulimia sudah tentu kebiasaan mengeluarkan makanan yang dimakan dengan sangat cepat, sehingga sangat aneh bagi orang biasa kalau sehabis makan kembali memuntahkan makanannya.
Membersihkan atau memuntahkan makanan ini diperkirakan sebagai aksi untuk mengurangi rasa benci atau rasa bersalah karena sudah binge. Pasien berobsesi untuk membersihkan diri mereka dari makanan itu, sehingga makanan yang masuk tidak sempat terserap tubuh.
Seorang pasien penyakit bulimia dalam melakukan pesta makan ini, diduga terdorong oleh depresi atau stress terhadap sesuatu yang berhubungan dengan berat badan, bentuk badan ataupun makanan. Mereka menganggap, makan merupakan kegiatan paling menyenangkan dan bisa menghilangkan depresi. Namun kebahagiaan itu hanya berlangsung sementara karena akhirnya mereka kembali membenci makanan serta marah atas control diri terhadap pesta makan yang kurang. Kebencian ini membuat mereka terobsesi untuk membersihkan makanan tersebut dari tubuh.
Aksi pembersihan biasanya berlangsung seketika, namun pada beberapa penderita bulimia melakukan pembersihan pada beberapa periode setelahnya.
Sama halnya dengan anorexia, bulimia selalu berhubungan dengan control diet ataupun penurunan berat badan. Penderita bulimia biasanya terlalu memperhatikan berat badan, selalu merasa kurang percaya diri dengan berat badan sehingga cenderung melakukan diet berlebih. Bedanya dengan penderita anorexia, penderita bulimia memiliki berat badan yang lebih stabil sehingga penyakit ini jarang diketahui oleh masyarakat umum
Terapi Bulimia
Bagian tersulit sekaligus terpenting dalam menangani bulimia adalah membuat seseorang yang mengidap penyakit ini sadar akan kelainan yang dialami. Kesadaran ini sangat diperlukan agar pengidap memiliki keinginan untuk sembuh dan bersedia menjalani pengobatan.
Penanganan utama untuk mengatasi bulimia adalah dengan terapi psikologi. Melalui terapi, pasien akan dibantu untuk kembali membangun sikap dan pikiran positif terhadap pola makan. Proses ini juga akan membantu untuk mendeteksi masalah emosional di balik bulimia.
Ada dua jenis terapi yang dapat dijalani, yaitu terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi interpersonal. Lewat CBT, pasien akan dibantu untuk mengenali pemicu bulimia, misalnya pendapat dan perilaku negatif, lalu belajar untuk menggantikannya dengan pemikiran yang positif dan sehat.
Sedangkan terapi interpersonal akan membantu pasien untuk mendeteksi masalah dalam berhubungan dengan orang lain, sekaligus meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi dan menyelesaikan masalah.
Untuk mengurangi gejala, penggunaan penghambat pelepasan selektif serotonin (SSRI) juga terkadang dikombinasikan dengan terapi Fluoxetine adalah SSRI yang paling sering digunakan dalam menangani bulimia.
Dokter akan memantau perkembangan kondisi serta reaksi tubuh pasien terhadap obat secara berkala selama menggunakan antidepresan. Patut diketahui, obat ini tidak cocok digunakan oleh pengidap bulimia di bawah 18 tahun, penderita epilepsi, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, hati, atau ginjal.
Jika Anda mengidap bulimia dan mengalami komplikasi yang serius, Anda sebaiknya menjalani penanganan di rumah sakit. Langkah ini diambil guna mencegah akibat fatal dari komplikasi sekaligus menangani dorongan untuk menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri.
Untuk sembuh dari bulimia, pengidap penyakit ini harus mampu mengubah pola makan, mengubah pola pikir tentang makan, serta meningkatkan berat badan secara perlahan. Semakin lama seseorang mengidap bulimia, semakin sulit untuk menyembuhkannya. Maka dari itu, penanganan lebih baik dilakukan secepatnya.
Langkah penanganan terhadap bulimia umumnya membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Dukungan penuh dari teman serta keluarga juga berperan penting dalam menyembuhkan pengidap bulimia. Karena itu, pengidap serta keluarga dianjurkan untuk bersabar dalam menjalaninya..
Sumber

Selasa, 24 Januari 2017

analisis sdm

Penelitian ini melaporkan perubahan kultur masyarakat Indonesia dengan cara membandingkan perbedaan perspektif kultur dalam periode konglomerasi dan periode reformasi%2C dan hasil pengamatan dampak kultur yang berbeda tersebut terhadap keberadaan luas pengungkapan laporan keuangan. Alat statisktik yang digunakan dalam penelitian ini adalah mean variance untuk menguji perbedaan kultur dan two-sample t-statistic untuk menguji keberadaan luas praktek pengungkapan laporan keuangan diantara kedua periode pengamatan. Hail penelitian utamanya menunjukkan bahwa kultur Indonesia mengalami perubahan%2C dan kedua kultur yang berbeda tersebut mempengaruhi praktik pengungkapan laporan keuangan secara berbeda. disclosure%2C culture%2C change.

Selasa, 17 Januari 2017

Tugas 2 intervensi untuk meningkatkan kinerja karyawan

Process Consultation
Intervensi ini membantu menyelesaikan masalah antar personal yang terjadi di dalam sebuah kelompok kerja.

Team Building
Intervensi ini berguna untuk membuat sebuah kelompok kerja menjadi lebih efektif dalam pekerjaan.

Structural Design
Intervensi ini berguna untuk pembagian tugasdalam sebuah organisasi – berwujud dalam bentuk reorganisasi atau restrukturisasi.

Downsizing
Intervensi ini bertujuan menurunkan biaya dan birokrasi dengan cara memangkas ukuran organisasi – baik dari sisi jumlah posisi ataupun jumlah pekerja.

Reengineering
Intervensi ini mendesain ulang proses pekerjaan inti organisasi untuk menciptakan kerja yang lebih baik.

Manajemen Kinerja
Intervensi ini bertujuan untuk mengintegrasikan kinerja karyawan dengan sasaran strategis perusahaan, serta mekanisme reward atas prestasi kerja.

Perencanaan Karir
Intervensi ini membantu orang-orang untuk memilih jalur karir dan mencapai tujuan karir mereka.